Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 April 2013

Oklahoma (AS) Izinkan Kuda Sebagai Ternak Potong

0 komentar


       Oklahoma (Amerika Serikat) selangkah lebih maju dengan mengizinkan peternak menjagal kuda sebagai daging konsumsi pada Jumat (30/3), ditandai dengan penandatanganan undang-undang oleh gubernur setempat. Izin khusus diberikan kepada peternakan yang sudah mendapat pengesahan dari pemerintah pusat.

         


        Gubernur Mary Fallin mengesahkan penjagalan kuda sebagai daging konsumsi dan yang mungkin akan dikemas untuk ekspor. Tetapi rumah jagalnya juga harus mendapat pengesahan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat.
       Penjagalan kuda untuk mendapat daging konsumsi telah dilarang di Oklahoma sejak 1963 dan hanya dilakukan di Texas dan Illinois sampai kongres menghentikannya pada tahun 2006 tetapi larangan kongres itu dicabut pada 2011.
        Fallin mengatakan, penjagalan kuda di Oklahoma akan menerapkan cara yang lebih humanis ketimbang praktik serupa di Meksiko dan akan diawasi oleh pemerintah pusat. 
      Daging kuda menjadi sorotan di Eropa pada Januari ketika suatu pemeriksaan produk daging di Irllandia menemukan DNA yang unik.
         Perkumpulan Humanis dan pegiat Hak Satwa menentang undang-undang baru itu, sedangkan peternak mengatakan akan mengganti peliharaan mereka dan akan menguntungkan pemilik kuda.


Read more...

Senin, 27 Februari 2012

Ekskavasi arkeologi di Saudi Arabia menemukan jejak domestifikasi kuda paling tua ini.

0 komentar

Sebuah Ekskavasi Arkeologi di Negara Arab Saudi menemukan suatu jejak peradaban yang di perkirakan dari tahun 9.000 tahun silam atau setara dengan 7.000 sebeum masehi. Sebuah penelitian dari badan Ekskavasi itu menyebutkan bahwa, pada waktu itu atau 7000 sebelum mashi memang sudah ditemukan atau di dapatkan adanya dosmetifikasi dari kuda (cikal bakal pternakan kuda) di daerah sekitar semenanjung Negara Arab.

Dari suatu peradaban tersebut dinamakan perdaban Al Maqar, yang sesuai dengan nama dari situs lokasi di temukan penemuan arkeologi. Temuan ini sekaligus menjadi teori ilmiah baru yang mengenai domestifikasi hewan. 

Ali Al-Ghabban selaku  wakil direktur kepurbakalaan dan museum dari komisi pariwisata dan kepurbakalaan Arab Saudi, mengatakan bahwa sebelumnya sudah di yakini dosmetifikasi hewan tertua dalam peradaban manusia adalah 5.500 tahun lalu di asia tengah.

“Penemuan (di Al Maqar) ini merupakan peradaban yang sangat maju dari masa Neolitik. Situs ini memperlihatkan secara jelas akar domestifikasi kuda-kuda sejak 9.000 tahun lalu,” kata Al-Ghabban, seperti dikutip Gulf News.

Ekskavasi di Al Maqar juga menemukan sebuah artefak dan sebuah fitur penting dari peradaban 9000 tahun silam atau 7000 sebelum masehi. Penemuan itu termasuk sebuah kerangka manusia yang di mumikan, kepala panah, sebuah penggilingan gandum serta alat tenun. Dari sejumlah temuan dapat ditemukan bahwa penemuan tersebut memperlihatkan manusia yang tinggal di peradaban al maqar memiliki sebuah keahlian di bidang kerajinan tangan.

Brian ^_^

Sumber :Indofiles.org


Read more...

Jumat, 24 Februari 2012

Semarak OPEN HOUSE IMPROVE

0 komentar
Siang di hari kamis, 23 Februari 2012 sebenarnya hari yang cukup terik. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bagaimana persiapan para pengurus KERTAS untuk menyambut Open House Improve KERTAS hari ini. Meskipun di siang yang terik dan kami telah melewati rentetan jadwal perkuliahan yang menguras tenaga sebelumnya, sepertinya hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap berpatisipasi dalam Open House Improve KERTAS yang dihadiri oleh para Kolega Mahasiswa Baru 2011. Dalam kesempatan ini para Kolega Maba 2011 dipersilakan untuk bebas mengenal, melihat-lihat, mengikuti, dan berinteraksi dengan stan-stan IMPROVE yang akan dipilih nantinya. Pilihan Divisi IMPROVE yang ada di PKH antara lain Kelompok Minat Hewan Eksotik, Akuatik, dan Satwa Liar (KELAWAR), Kelompok Minat Pet Animal (KEPETA), Kelompok Minat Perunggasan (KESPER), dan Kelompok Minat Ternak Besar (KERTAS).

Zona KERTAS

Untuk menarik minat para Kolega, kami mendesain ruangan KERTAS ini menjadi stan yang terkesan sepreti miniatur farm ternak besar. Aksen jerami yang memenuhi seluruh ruangan dan hiasan dari pohon bambu ditengah-tengah ruangan beserta seluruh crew KERTAS memakai topi yang bergambar macam-macam hewan ternak besar agar menambah kemeriahan suasana stan KERTAS. Banyak gambar, foto, dan poster yang ditempel di depan  pintu masuk dengan beberapa pengurus KERTAS yang bertugas untuk menyambut Kolega 2011.

Maskot Selamat Datang


Kondisi Ala Farm Sangat Terasa

Antusiasme Peserta

Salah Satu Poster Agenda Tahunan
Dan apresiasi yang luar biasa kami dapatkan dari para Kolega Maba 2011 saat mengunjungi stan KERTAS kami. Karena begitu kami mulai membuka stan Improve KERTAS kami, tidak sedikit dari Kolega 2011 yang mengantre untuk dapat masuk ke dalam ruangan KERTAS. Sistem Open House Improve KERTAS yang kami kemas melalui pengisian Teka-Teki Silang (TTS) berhadiah, dimana masing-masing kolega mendapatkan selembar kertas TTS dan harus melewati satu-persatu meja yang berada di dalam ruangan untuk mendapatkn jawaban TTS tersebut. Apabila jawaban yang terdapat pada TTS terisi penuh dan tepat makan akan memiliki kesempatan mendapatkan hadiah menari dari KERTAS yang hanya disediakan untuk tiga orang saja. Untuk membantu pengisian TTS, di masing-masing meja juga terdapat materi seputar ternak besar, pernak-pernik hewan ternak, perlengkapan penunjang untuk hewan ternak, dan foto-foto dokumentasi kegiatan dan kunjungan KERTAS yang sebelumnya telah dilaksanakan, serta seluruh pengurus KERTAS yang mendampingi Kolega dalam penjelasan materi di setiap meja. Dengan begitu Kolega yang akan memilih KERTAS sebagai pilihan IMPROVEnya tidak hanya sekedar mengenal, tetapi akan tahu lebih dalam dan mengerti detail mengenai dunia ternak besar. Harapannya agar anggota KERTAS yang akan datang tetap ikut berpartisipasi dalam kegiatan maupun kunjungan-kunjungan yang akan dilaksanakan oleh KERTAS mendatang.

Salam Hangat Tim KERTAS

Berikut ini nama-nama pemenang beruntung Kolega 2011 yang telah mengisi TTS KERTAS dengan benar:
1. Prisca A. N.
2. Wachidatul  Nisa
3. Irina Natalena

NB : Kepada pemenang,silahkan menghubungi kakak Hadrolotus Oktavianti (085655291358),Selamat ya...

Foto Bersama Keluarga Besar KERTAS
Read more...

Minggu, 19 Februari 2012

Tentang Daging Kuda dan Manfaatnya

0 komentar
Daging Kuda Mentah Towada,Jepang
Daging kuda maksudnya ialah daging yang dihasilkan dari kuda yang disembelih. Daging kuda rasanya agak manis, empuk, rendah lemak, dan berprotein tinggi. Bentuk dari daging kuda mirip dengan daging sapi, daging babi juga daging kerbau loh namun daging kuda berwarna merah dan bebas lemak. Tidak adanya lemak pada daging kuda dibuktikan dengan tidak adanya asap saat daging dibakar. nah daging kuda ini dianggap tabu dalam banyak kebudayaan. Jadi apakah daging kuda itu halal? Simak ya 

Menurut pandangan di dalam agama Islam sendiri, terdapat dua kelompok fuqoha' yang berbeda pendapat tentang hukum memakan daging kuda. Akan tetapi fuqoha' yang mengatakan bahwa daging kuda halal, alasannya lebih jelas dan kuat. Dalil-dalilnya:
  • 1. Jabir berkata bahwa Nabi saw melarang kita untuk memakan daging keledai (humur al-Ahliyah) dan mengizinkan kita untuk memakan daging kuda, hal ini terjadi ketika perang Khoibar berkecamuk.(Muttafaq 'Alaihi)
  • 2. Abu Dawud dan Nasa'i meriwayatkan bahwa suatu hari Nabi saw bersama para sahabatnya memakan daging kuda dan melarang para sahabat untuk memakan daging keledai (humur al-ahliyah).
  • 3. Daar al-Quthni meriwayatkan bahwa para sahabat pernah memakan daging kuda serta meminum susunya, hal ini terjadi ketika mereka sedang melakukan perjalanan bersama Nabi.
  • 4. Asma' binti Abu bakar berkata: "Pada zaman Nabi saw kita pernah menyembelih seekor kuda dan ketika itu kami berada di Madinah dan kemudian kami memakannya. (Mutafaq 'alaihi).
  • 5. Ahmad berkata: "Kita pernah menyembelih seekor kuda di zaman Nabi saw dan kemudian memakannya berserta ahlu bait Nabi.

Inilah hadis-hadis yang menerangkan bahwa daging kuda adalah halal dimakan. Sedangkan hadis yang melandasi keharamannya adalah:
  • 1. Rasululloh melarang kita untuk memakan daging keledai, kuda dan peranakan dari keduanya.
  • 2. Nabi saw melarang kita untuk memakan daging kuda pada waktu perang Khoibar.


Bukhori mengatakan bahwa hadis pertama adalah hadis mudthorib, karena di dalam sanadnya terdapat Ikrimah bin Umar yang dianggap oleh para ahli hadis sebagai tidak dapat dipercaya. Sedangakan hadis kedua, menurut para ahli hadis tersebut termasuk 'syadz' dan munkar. Jadi mengapa daging kuda bukan termasuk dari jenis makanan yang tergolong haram? Nah dalam suatu website saya menemukan bahwa jenis makanan yang haram meliputi :
  • 1) Bangkai ->Pengecualian dalam islam terdapat bangkai yang halal yaitu, dua bangkai hewan. Adapun dua bangkai yaitu ikan dan belalang.
  • 2) Darah ->Pengecualian dalam islam terdapat darah yang halal yaitu hati dan limpa.
  • 3) Daging Babi
  • 4) Sembelihan untuk selain Allah
  • 5) Hewan yang diterkam binatang buas
  • 6) Binatang buas yang bertaring
  • 7) Burung yang berkuku tajam
  • 8) Khimar Alliyah (Keledai yang jinak)
  • 9) Al-Jallalah
  • 10) Ad-dhab (hewan sejenis biawak) bagi yang merasa jijik darinya
  • 11) Hewan yang diperintahkan agama supaya dibunuh
  • 12) Hewan yang dilarang untuk dibunuh
  • 13) Binatang yang hidup di dua alam. 

Dengan demikian tetaplah kehalalan daging kuda. So apakah teman-teman masih mergukan kehalalannya? Selain itu daging kuda juga banyak khasiatnya untuk kesehatan manusia. Dengan cara pemotongan, penyimpanan, hingga cara masak yang benar dapat mempengaruhi rasa dan khasiat daging kuda. Jadi cara pemotongan secara higienis, penyayatan daging mengikuti seratnya, dan memasak dengan api sedang agar membuat khasiat dan rasa daging kuda maksimal loh.
Dalam suatu website diceritakan juga bahwa khasiat daging kuda sendiri ternyata sangat banyak untuk tubuh manusia, Antara lain menambah stamina, keperkasaan pria, asma, diabetes, menurunkan kolesterol, dan menurunkan darah tinggi. Jadi jangan ragu lagi ya :D (FS)

Refrensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Daging_kuda
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=684&Itemid=30
http://www.halalguide.info/2009/03/27/mengenal-makanan-haram/
http://www.koranjitu.com/lifestyle/hotspot%20dan%20sosok/hotspot/detail_berita.php?ID=656

Read more...

Kamis, 02 Februari 2012

Antara daging sapi lokal dan daging sapi import?

0 komentar

Menurut hitung-hitungan Kementerian Pertanian pada tahun 2012, konsumsi daging nasional diperkirakan mencapai 480.000 ton. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibutuhkan sapi lokal maupun eks impor sekitar 2,6 juta ekor. Hasil sensus Badan Pusat Statistik 2011 kemarin, sapi dalam negeri mencapai 14,6 juta ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,6 juta ekor yang potensial untuk dipotong. Dengan kata lain populasi sapi dalam negeri cukup untuk penuhi kebutuhan daging nasional. Namun menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Feedlot Indonesia (Apfindo), Joni Liano dari 2,6 juta ekor sapi yang potensial dipotong 1,4 juta ekor di antaranya adalah jantan dewasa dan 1,2 juta betina di atas usia enam tahun (produktif). ”Dari jumlah sapi betina ini yang bisa dipotong hanya 50% atau sebanyak 600.000 ekor. Jadi total sapi dalam negeri yang bisa dipotong sebenarnya hanya 1,9 juta ekor atau setara 340.000 ribu ton,” tegasnya.

Namun menjelang akhir tahun, harga daging sapi lokal tercatat semakin mengalami kenaikan. Sehingga harga daging impor semakin jauh lebih murah dibandingkan daging lokal.  Penurunan kuota impor sapi membuat para pengusaha yang bergerak dalam penggemukan sapi dan distribusi daging sapi kesulitan memperoleh dari pasar lokal. Harga daging pun naik. Misalnya Rahman, pedagang daging di Pasar Klender, Jakarta Timur ini mengatakan, harga daging lokal terus beranjak naik. "Jadi awalnya itu Rp 60 ribu tapi dua minggu ini naik Rp 10 ribu, jadi sekitar Rp 70 ribu," ujarnya. Menurutnya mskipun harga daging impor lebih murah dibandingkan daging lokal, Rahman menyatakan kualitas daging impor ini lebih rendah dibandingkan daging sapi dalam negeri. "Daging lokal ini kan lebih segar," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan harga daging lokal justru mulai beranjak turun jika dibandingkan minggu lalu sehingga diharapkan hingga akhir tahun diharapkan bisa stabil. "Daging itu sekarang sekitar Rp 65-70 ribu per kilo dibandingkan beberapa minggu lalu, sempat naik ke Rp 75 ribuan dan umumnya daging lokal," pungkasnya. Dengan demikian lanjut Joni, kebutuhan impor agar produksi sapi dalam negeri lestari adalah sebanyak 140.000 ton pada tahun 2012 ini. ”Sekarang ini pemerintah tetapkan impor hanya 85.000 ton dengan rincian 51.000 ton (setara 283.000 ekor) dalam bentuk impor sapi bakalan dan 34.000 ton impor daging,” tambahnya. Akibat penurunan kuota sapi dan daging sapi impor itu, Sekjen Dewan Daging Nasional (DDN) Jody Koesmendro mengatakan banyak kandang milik perusahaan anggota DDN yang tidak terpakai. ”Rata-rata kandang yang termanfaatkan hanya 25 persen,” tambahnya.

Refrensi
http://www.sinartani.com/Ternak/pengusaha-kesulitan-penuhi-daging-sapi-dari-pasar-lokal.html
http://finance.detik.com/read/2011/12/22/145019/1797668/4/harga-daging-sapi-lokal-makin-mahal

Read more...

Minggu, 22 Januari 2012

Berkaca pada Negara Kecil yang sudah Mendunia

0 komentar

Indonesia yang secara geografis dilintasi oleh garis khatulistiwa yang memiliki iklim tropis dengan dua musim dan mempunyai keseimbangan antara wilayah daratan maupun lautannya membuat Tanah Air kita ini menyimpan banyak kekayaan alam. Namun hal tersebut tidak diimbangi kuliatas sumber daya manusia yang kuantitasnya terus meningkat. Dengan investasi sumber daya alam yang belum tentu dimiliki oleh negara lain ini akan lebih baik dimanfaatkan untuk memenuhi upaya peningkatan kualitas kehidupan masyarakat apabila diolah dengan optimal dan tepat guna. 

Salah satunya adalah terpenuhinya nutrisi untuk membentuk generasi bangsa yang berkualitas melalui asupan gizi pada bahan pangan. Salah satu jenis nutrisi yang berperan dalam pembentukan jaringan baru, perkembangan daya pikir, pergantian jaringan yang usang/rusak dan pembentukan formasi tubuh manusia adalah Protein. Protein dapat berasal dari tumbuhan, yang dikenal sebagai Protein Nabati dan protein yang berasal dari hewan, dikenal dengan nama Protein Hewani. Contoh sumber protein hewani adalah daging dan susu. Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta jiwa menyebabkan terjadinya lonjakan permintaan yang cukup signifikan akan daging dan ternak sapi merupakan penyedia protein hewani asal daging yang cukup potensial. Ternak sapi bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi kegiatan yang mendarah daging dan membumi, kultur yang mengakar, benda yang memiliki banyak hikmah karena memang daratan di Indonesia cukup potensial untuk usaha pertanian dan peternakan. Mulai dari penghasil daging dan susu, sumber tenaga kerja untuk membajak sawah atau menggiling bahan pangan, sumber tenaga angkut pedati atau angkutan barang, sarana ritual, tabungan hidup dan nilai kekayaan yang bernilai gengsi. Meskipun sudah banyak usaha peternakan yang berkembang. Namun hasil produksi dari segi kuantitas dan kualitas dinilai masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar lokal, bahkan kita harus impor untuk  mencukupinya. Sebagian besar daging dan 70% susu yang beredar di pasaran adalah hasil impor. 

Salah satu importir daging dan susu terbesar kita adalah Selandia Baru. Selandia Baru merupakan Negara Petani dan Peternak nomor dua dari 195 negara sedunia. Kesuksesannya semata-semata karena sadar dan cinta akan potensi yang dimilikinya. Dengan kondisi geografis yang mirip dengan Indonesia. Hijau di musim semi dan panas, coklat selama musim di¬ngin dan musim gugur. Selandia Baru yang di manca negara di kenal sebagai New Zealand, merupakan contoh nyata salah satu negara yang berhasil memajukan kehidupan petani dan peternak. Selandia Baru juga sukses mengolah berbagai industri yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Dengan luas wilayah yang jauh lebih kecil dari Indonesia yaitu 268,680 km2. Negara ini terbagi menjadi dua pulau yaitu Utara dan Selatan dengan bentuk permukaan yang menyerupai pulau Sulawesi dan Jawa. Selandia Baru merupakan negara maju dengan kontribusi hasil pertanian, perternakan dan perkebunan sebesar 4,3% dari total Produk Domestik Bruto per kapita. Jika diteliti lebih lanjut persentase tersebut terlihat kecil, namun yang mengagumkan, jika dilihat dari persentase komoditi ekspor, produk-produk hasil agrikultur; termasuk pertanian, per ikanan, perkebunan merupakan kekuatan utama dalam mendatangkan devisa. Hampir 50% komoditas ekspor Selandia Baru berasal dari industri agrikultur  yang diekspor ke negara-negara tetangga se¬perti Australia, Amerika, China, Jepang, Inggris dan tetntu saja Indonesia. 

Produksi hasil agrikultur, baik perikanan, pertanian dan perkebunan yang merupakan standar ekspor tidak dipasarkan di dalam negeri. Yang ada di dalam negeri hanyalah sisa-sisa produksi hasil tani yang tidak memenuhi syarat untuk konsumsi lokal. Bagaimana dengan produksi yang memenuhi standar ekspor? Jika berkunjung ke supermarket besar di kota-kota perdagangan di wilayah Indonesia, mungkin akan menemukan berbagai produk susu, mentega dan daging impor yang berasal dari negara ini, sebagaimana negara-negara tetangga yang merupakan mitra perdagangan Selandia Baru. 
       
Kawat listrik, motor 4 roda dan anjing gembala
Sejak tahun 2000 terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap penggunaan lahan untuk peternakan domba.  Sepanjang perjalanan dari titik pa¬ling Utara menuju titik Selatan. Di pulau Utara, dapat dilihat betapa banyaknya lahan yang dipagari dan digunakan untuk menggembalakan domba, biri-biri dan sapi potong. Hewan-hewan yang diternakan di Selandia Baru tidak terbatas pada sapi potong, domba dan biri-biri saja, tapi juga rusa dan burung unta dan sapi perah yang bisa ditemukan di pulau Selatan, dan ayam potong free range, di seluruh wilayah Selandia Baru. 

Para peternak bekerja sepanjang hari selama setahun dan libur hanya pada Hari Raya Natal dan Paskah, Hari Buruh, dan Ulang Tahun Ratu Inggris, karena Selandia Baru merupakan negara persemakmuran Inggris. Jika dibandingkan dengan Indonesia, Selandia Baru hanya mempunyai empat hari libur. Bayangkan ketekunan dan kerja keras para peternak, disaat musim panas dan saat turunnya salju di musim dingin, dengan sarana dan infrastruktur yang tepat didukung dengan kebijaksanaan dari pemerintah, industri peternakan domba, sapi dan biri-biri maju pesat. Populasi domba di Selandia Baru sendiri melebihi populasi manusia yang hidup di negara ini, sebagai perban¬dingan pesatnya laju industri tersebut, dari survey pada tahun 2007 oleh Departmen Pertanian setempat, jumlah domba dan biri-biri adalah 12 kali populasi manusia yang hidup di Selandia Baru, (51, 839,184  domba > 4, 319, 932 manusia). 

Metode peternakan untuk biri - biri, sapi potong maupun sapi perah tidak jauh berbeda dengan peternak sapi di Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu dengan cara penggembalaan di padang rumput yang dimiliki oleh peternak yang dikelilingi oleh kawat yang dialiri listrik tegangan rendah. Lahan tersebut dibagi menjadi beberapa petak, sapi dan biri-biri tersebut digembalakan di petak subur yang ditumbuhi rumput sebagai makanan utama, diselingi dengan sesekali jagung yang sudah dicacah dengan mesin chopper. Sapi dan biri-biri tersebut jarang sekali dikandangkan, walaupun di musim dingin yang temperaturnya mencapai 5 Celcius. Gembala yang rajin memindahkan ternak dari satu petak ke petak lain dibantu peralatan penunjang dan anjing gembala, agar siklus tumbuhnya rumput di tiap petak terjaga dengan baik. Hasil utama industri peternakan Selandia Baru terdiri dari, daging  berkualitas, bahan wol dari bulu domba, mentega, margarin, telur ayam free range, susu perah dan keju.

Dengan demikian Selandia Baru patut menjadi cerminan yang baik untuk memajukan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia. Dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan tenaga manusia yang kita miliki serta banyak persamaan antara kita dengan Selandia Baru adalah salah satu alasan kita juga bisa menjadi negara yang mendunia. Adanya kerjasama ekspor-impor daging, susu, ataupun ternak yang sudah terjalin tidak menutup kemungkinan akan menjadi kerjasama di bidang yang lain seperti pelatihan keterampilan dan pendidikan yang berorientasi agar Indonesia tidak hanya menjadi target pasar saja melainkan dari hasil kerjasama tersebut dapat mencetak generasi bangsa berkualitas yang dapat mengembangkan industri pertanian dan peternakan dalam negeri.(homp)

sumber :
http://industri.kontan.co.id/news/apindo-jangan-sampai-indonesia-hanya-jadi-pasar-
http://bangkittani.com/pertanian-internasional/belajar-dari-kesuksesan-negara-selandia-baru/
http://ekabees.wordpress.com/2011/10/17/memandirikan-protein-hewani/
http://kammifapetundip.com/?p=478


Read more...

Jumat, 13 Januari 2012

Tips Memilih Domba Yang Baik & Cara Menjaga Kesehatan Domba

0 komentar

Kalian pasti tahu domba merupakan ternak ruminansia (memiliki 4 buah lambung) kecil yang memiliki keunggulan untuk diternakkan karena memiliki kualitas daging yang empuk sehingga digemari oleh masyarakat. Untuk memelihara domba tidaklah terlalu sulit  diartikel ini akan diberikan cara memilih domba yang baik dan tips untuk menjaga kesehatan domba itu sendiri

Ir .Sukandi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan tentang cara mendapatkan bibit domba. Ada 2 cara untuk mendapatkan bibit domba, yaitu dari pasar ternak dan dari peternak pembibit. Pembelian dari pasar ternak memang agak beresiko karena seringkali domba yang dijual sudah tua atau majer, akan tetapi tidak jarang juga ditemui domba yang baik. Pembelian lewat peternak secara langsung lebih terjamin karena riwayatnya lebih jelas.

Jika harus membeli di pasar harus diperhatikan ha-hal berikut, yaitu:
- Pastikan domba dalam kondisi sehat.
- Perhatikan matanya apakah buta atau ada gejala cacing di mata.
- Perhatikan rahang mulutnya apakah mengot atau rapi.
- Kemudian lihat juga giginya, apakah sudah poel atau belum.
- Lalu perhatikan juga ambing susu bagi calon induk dan induk, harus hanya ada dua puting yang baik serta tidak bengkak.
- Bagi pejantan, perhatikan buah testes, harus normal dan simetris.
- Perhatikan juga posisi kuku: tidak bengkak dan tidak cacat, jika hanya njeber-njeber tidak apa-apa, dapat dipotong nantinya terutama yang jantan. 
- Diperhatikan juga apakah pincang kalau berjalan. 

Jika ternak sudah didapat dan dibawa sampai rumah, dipisahkan dahulu selama satu bulan dengan domba yang lain dengan jarak kandang minimal 50 meter. Hal ini untuk kepentingan kesehatan agar tidak tertular atau menulari yang lain. Lebih bagus jika dimandikan terlebih dulu dengan memakai air sabun. Ditimbang dan diberi obat cacing dan diberi nomor identitas untuk recording. Perbandingan jumlah jantan dan betina dalam satu kandang adalah 1:10atau 1:25. sebaiknya belilah jenis domba yang sudah ada di sekitar kita, karena sudah beradaptasi, apapun jenisnya. Rawat domba tersebut, sambil belajar untuk mengetahui keinginan dan perilaku domba, minimal dua tahun. 

Perlakukan domba secara khusus terutama domba yang baru datang. Ada banyak  jenis domba di sekitar kita tapi yang utamanya hanya ada dua, yaitu domba lokal/ekor tipis dan domba ekor gemuk (DEG) untuk kawasan Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur. Di Jawa Barat tepatnya di Garut ada jenis domba lokal unggul yang namanya domba Garut. Domba lokal, tubuhnya lebih kecil dibandingkan domba ekor gemuk yang memiliki ekor dengan banyak timbunan lemak. Yang dimana jenis jenis domba tersebut sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya.

Lalu keadaan kesehatan ternak yang optimal merupakan kunci utama dalam upaya mencapai kesuksesan dalam sebuah peternakan domba. Karena bila keadaan kesehatan ternak anda tidak dalam keadaan optimal atau sering mengalami sakit ditambah anda bukan lah seorang dokter hewan maka konsentrasi anda akan terfokus dalam bagaimana menyembuhkan domba-domba anda serta menelantarkan program penggemukan yang menjadi sumber Profit suatu Usaha.

Kegiatan menjaga kesehatan domba sebenarnya adalah sebuah kegiatan untuk menjauhkan ternak dari segala jenis hama dan penyakit yang ada yang mungkin menyerang ternak. Sehingga ternak tidak akan pernah mendapat sejarah terkena penyakit sedikitpun dan domba bisa di bilang benar-benar kuat, sehat yang berujung kepada peternakan yang efisien.

Adapun untuk mencapai tujuan tersebut ada beberapa tips yang bisa digunakan antara lain :
1. Pemilihan jenis domba yang baik. Pilihlah domba yang berkembang biak dan sesuai dengan lingkungan dan lokasi di mana peternakan anda berada.
2. Menyediakan pakan yang baik. Hal ini menjadi kata yang harus, tidak sedikit peternak yang menyimpan uangnya dalam-dalam untuk mengurangi biaya pakan demi efisiensi. Ingat kualitas pakan bukanlah tempat anda untuk melakukan efisiensi peternakan anda.
3. Menetapkan pola pemenuhan kebutuhan mineral ternak anda untuk menutupi kekurangan mineral yang domba dapatkan dari tanah anda dan makanan yang anda berikan.
4. Singkirkan ternak yang tidak sesuai dengan goal anda demi kestabilan kesehatan ternak lainnya. Beberapa ternak yang tidak sesuai dengan harapan dan program anda sebaiknya cepat di singkirkan karena varietas ini akan sering terkena penyakit dan mempengaruhi domba anda yang lainnya.
5. Lakukan seleksi yang ketat terhadap domba pengganti yang anda ambil untuk menggantikan hewan-hewan yang telah anda singkirkan sebelumnya.

Peternak diharapkan sangat serius terhadap program kesehatan domba seperti vaksinasi bila di butuhkan dan pengontrolan hama-hama dan parasit yang mungkin akan mengganggu kesehatan domba. Itulah beberapa tips yang penting dalam cara memilih dan menjaga kesehatan ternak domba yang dapat anda lakukan dalam peternakan anda. (snd)

DAFTAR PUSTAKA
http://www.ranching-with-sheep.com/sheep-health.html
Sumber: http://www.peternakan.gunungkidulkab.go.id
http://www.saungdomba.com/artikel-domba-garut/297-tips-untk-menjaga-kesehatan-domba-
http://www.saungdomba.com/artikel-domba-garut/246-memilih-domba-yang-baik


Read more...

Kamis, 05 Januari 2012

Susu kambing etawa? Apa sih?

0 komentar

Mungkin masih terasa awam dengan susu kambing etawa jika dibandingkan dengan susu sapi. Namun sebenarnya kandungan susu kambing etawa memiliki kelebihan dibandingkan dengan susu sapi. Bukan sembarang jenis kambing yang dapat d buat susu melainkan hanya jenis kambing etawa. Kambing ini berasal dari india. Etawa dipelihara sebagai ternak penghasil susu di India dan Asia. Hasil persilangan Etawa dengan kambing lokal di kenal dengan Peranakan Etawa.

Berikut merupakan kelebihan susu kambing dibandingkan dengan yang lain:
  1. Mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi.
  2. Bersifat basah (Alkaline Food) sehingga aman bagi tubuh.
  3. Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan sehingga tidak menyebabkan diare
  4. Lemaknya mudah dicerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainnya. Dan juga bersifat homohen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna hingga menekan timbulnya reaksi alergi.
  5. Dengan adanya sodium (Na),Fluorin (F),Kalsium (C) dan Fosfor (P) sebagai elemen kimia yang dominan serta kandungan nutrisi lainnya,maka susu kambing berkasiat dalam :
  • Menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit,saluran nafas dan pencernaan
  • Menyembuhkan bermacam-macam penyakit paru-paru,seperti asma,TBC serta infeksi akut lainnya pada paru-paru
  • Menyembuhkan beberapa kelainan ginjal,seperti Nepbrotic Syndrom infeksi-infeksi ginjal serta asam urat tinggi.
  • Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh
  • Berdasarkan beberapa penilitian di amerika,susu kambing terbukti mempunyai efek anti kanker.

Susu kambing etawa Bersifat Alkali, 13% lebih kalsium, 25% lebih vitamin B-6 , 27% lebih antioksidan dan selenium, 47% lebih vitamin A, 1.34% lebih potassium, 3.5% lebih niacin. Niacin adalah nama lain untuk Vitamin B3, yang diperlukan oleh tubuh kita untuk peredaran darah dan kulit yang sehat. Niacin penting dalam menghasilkan energi dari pada gula (blood sugar) dalam pembuatan lemak. Ia membantu dalam fungsi sistem saraf, dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein dan dalam produksi asam hidroklorik untuk sistem pencernaan. Ia juga terlibat dalam produksi cairan empedu dan perut yang normal dan sintesis hormon reproduksi cairan manusia. Niacin juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki peredaran darah. Ia juga membantu dalam penyembuhan penyakit mental seperti schizophrenia. Kekurangan Vitamin B3 yang bisa menyebankan kelelahan, lemah badan, kulit merekah, bengkak mulut dan lidah, diare, gangguan mental, sakit kepala.

Susu kambing juga memiliki tekstur lemak yang lembut dan halus, ukuran butiran lemaknya lebih kecil dari susu sapi, asam lemaknya berantai pendek dan sedang, laktasenya juga ringan sehingga susu kambing lebih mudah dicerna dan tidak menimbulkan alergi ataupun diare.Susu kambing ini banyak dikonsumsi di negara-negara maju sebagai pengganti susu sapi. Dilaporkan bahwa bayi yang mengalami alergi pada saluran pencernaan berangsur-angsur sembuh setelah diberi susu kambing. Susu kambing juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan pada anak, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, menetralkan asam lambung, bahkan bisa mengatasi impotensi.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mack diketahui bahwa kelompok anak yang di beri susu kambing memiliki bobot badan, kepadatan tulang, mineralisasi kerangka, vitamin A plasma darah, riboflavin, kalsium tiamin, niacin dan konsentrasi hemoglobin yang lebih tinggi dibanding kelompok anak yang di beri susu sapi.

Penelitian juga dilakukan oleh Departemen Fisiologi Universitas Granada yang menyimpulkan bahwa susu kambing mempunyai manfaat yang lebih banyak bagi kesehatan dibandingkan susu sapi. Kelebihan susu kambing adalah : membantu mencegah hilangnya mineral pada tulang atau pelunakan pada tulang (demineralisasi) dan membantu mencegah anemia (kekurangan zat besi).

So.. Jangan ragu lagi dengan susu kambing etawa, selamat mencoba ;) (rrw)

Referensi:
Moeljanto, Rini Damayanti dan Wiryanta, B.T. Wahyu. 2002. Khasiat dan
Manfaat; Susu Kambing. Depok: , Agromedia Pustaka.
http://susukambingherbal.blogspot.com
http://uniqpost.com/29351/manfaat-susu-kambing-etawa/



Read more...

Minggu, 01 Januari 2012

MASIH BERTAHAN DENGAN KETIDAKPASTIAN

0 komentar
Banyak jenis usaha ternak di Indonesia yang mampu berkembang dengan pesat. Salah satu diantaranya adalah usaha peternakan babi. Meskipun melalui banyak kompleksitas permasalahan yang kerap menjadi kendala perkembangan usaha tersebut, namun buktinya di Indonesia hingga saat ini peternakan babi masih berdiri di Jawa maupun luar Jawa. Sudah kita ketahui bahwa bertahannya usaha peternakan ini masih menjadi pro-kontra di kalangan masyarakat lokal. Sehubungan dengan adanya peraturan dari adat masing-masing daerah, serta faktor religius yang melarang adanya konsumsi daging babi mengarah menjadi  permasalahan soiso religio. Faktor yang dimaksud adalah kawasan penduduk yang banyak penduduk muslimnya, menjadi resisten terhadap adanya peternakan babi sehingga perijinan pendirian usah tenak bab di negara ini menjadi terbatas. Tidak bisa memilih sembarang tempat sebagai lahan usaha ternak babi.

Masalah yang timbul tidak hanya dari anggapan masyarakat luar saja, tetapi banyak masalah yang muncul dari proses pengelolaan dan pengembangan usaha itu sendiri. Seperti misalnya karena belum jelasnya kepastian hukum, peternak mendapat kesulitan dalam perijinan lalu-lintas ternak impor untuk bibit unggul dari luar negeri dengan alasan beberapa negara masih belum terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMT). Selain itu, limbah yang dihasilkan babi menimbulkan bau yang tidak sedap dan dapat mencemari lingkungan. Masalah selanjutnya mengenai penyakit yang berasal dari hewan babi juga dapat menjangkiti manusia, sehingga harus dicari solusi pengolahan limbah yang baik agar tidak menjadi sumber polusi lingkungan dan gangguan pada masyarakat yang ada di sekitar lingkungan usaha peternakan. Meskipun pada awalnya sudah mendirikan usaha peternakan yang sesuai peraturan jauh dari pemukiman penduduk, tetapi wilayah pemukiman dan perumahan penduduk dapat berkembang pesat sehingga bisa saja bisa dalam waktu yang singkat mendekati jangkauan peternakan dan menjadi kendala baru dalam memepertahankan secara penuh usaha peternkan babi di tengah protes masyarakat. Karena kepastian hukum dalam usaha peternakan babi masih belum jelas sehingga sampai saat ini maih diperjuangkan oleh banyak pengusaha serta pihak-pihak yang mendukung.

Perlu kita ketahui bahwa usaha tersebut juga telah terbukti mampu memberikan kontribusi yang cukup berarti, baik bagi ekonomi keluarga peternak maupun terhadap sumbangan devisa bagi negara. Bagi peternak, usaha tersebut telah banyak berperan dalam membantu biaya pendidikan maupun perekonomian keluarga. Bahkan bagi masyarakat Indonesia seperti etnis Batak, Tionghoa, Manado dan Toraja masih melakoni ternak babi sebagai tradisi. Disamping itu, ternak babi juga sangat memegang peranan penting dalam seluruh kegiatan sosial budaya mereka. Misalnya, mulai dari kehadiran seorang bayi ditengah-tengah keluarga hingga kepergian anggota keluarga untuk selamanya menghadap Sang Pencipta, ternak babi tetap mengambil peranan yang penting.

Bagi perekonomian negara, usaha peternakan babi dalam skala besar mampu mengurangi pengangguran dan telah menyumbangkan devisa yang cukup besar. setiap bulan negara kita mengekspor sebanyak 3.000 ton daging babi ke negara tetangga Singapura dari 3.870 ton kebutuhan mereka. Selebihnya kekurangan tersebut dipenuhi oleh negara lain, seperti Australia, Amerika dan Thailand.

Akan banyak alasan untuk mempertahankan usaha perternakan babi di Indonesia, lebih-lebih jika dikembangkan dan diberi perindungan hukum yang sah. Namun demikian, selama ini usaha tersebut sepertinya kurang mendapat perhatian, terlebih-lebih dari pemerintah kita dalam memeberi peraturan-peratran yang membantu serta kepastian hukum yang riil untuk peternak babi. Terkait dengan perijinan dan lalu-lintas ternak maupun penyakitnya, maka akan lebih bijaknsana jika substansi riil dicarikan solusinya terlebih dahulu.(ho)

Sumber :

file:////babi/Infovet%20%20Kompleksitas%20Permasalahan%20Peternakan%20Babi%20di%20Indonesia.htm
file:////babi/Info%20Bisnis%20Peternakan%20Babi%20Indonesia.htm

Read more...

Senin, 26 Desember 2011

Mari belajar Mengenai Domba

0 komentar
Hello semuanya, saya sedikit membahas mengenai Domba atau biasa disebut Biri-biri, domba ini ada banyak jenisnya seperti yang dibahas disini yaitu seperti Domba Garut, Batur, Texel/Dombos, Kibas, Gembel, dsb. Dengan semakin banyaknya (kuantitas) dan semakin mampu-nya (kualitas) peternak melakukan penyilangan sendiri, maka saat ini sebenarnya semakin sulit menentukan jenis domba. Namun demikian disini akan diuraikan secara singkat jenis-jenis domba yang ada di Indonesia (beredar di pasaran). Mari yuk dibaca.

1. Domba Garut (Domba Priangan)

Menurut para pakar domba seperti Prof. Didi Atmadilaga dan Prof. Asikin Natasasmita, bahwa Domba Garut merupakan hasil persilangan segitiga antara domba lokal (asli Indonesia), Domba Cape/Capstaad (Domba Ekor Gemuk atau Kibas) dari Afrika Selatan dan Domba Merino dari Asia Kecil. Yang dibentuk kira-kira pada pertengahan abad ke 19 (±1854) yang dirintis oleh Adipati Limbangan Garut. Sekitar 70 tahun kemudian yaitu tahun 1926 Domba Garut telah menunjukan suatu keseragaman, misalnya bentuk tanduk yang besar melingkar diturunkan dari Domba Merino.
Pada awalnya domba priangan atau domba garut ini berkembang di Priangan (Jawa Barat), terutama di daerah Bandung, Garut, Sumedang, Ciamis, dan Tasikmalaya. Namun saat ini sudah berkembang di seluruh pulau jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Domba ini dipelihara selain sebagai domba potong atau domba pedaging, juga dipelihara sebagai domba aduan.
Ciri-ciri domba garut :
-Bertubuh besar dan lebar, lehernya kuat, dahi konveks.
-Domba priangan jantan memiliki tanduk besar dan kuat, melengkung ke belakang berbentuk spiral, dan pangkal tanduk kanan dan kiri hampir menyatu. Sedangkan domba betina tidak memiliki tanduk, panjang telinga sedang, dan terletak di belakang tanduk.
-Domba jantan mempunyai berat 40-80 kg, sedangkan betina 30-40 kg.
-Kadang-kadang dijumpai adanya domba tanpa daun telinga.
Keunggulan domba priangan ini adalah kulitnya merupakan salah satu kulit dengan kualitas terbaik di dunia, selain itu dengan leher yang kokoh dan tubuh yang besar, kuat, domba ini sesuai untuk domba aduan. Keunggulan lainnya adalah penghasil daging yang sangat baik dan mudah dipelihara.
2. Domba Texel Wonosobo (Dombos)
Domba Texel atau juga dikenal dengan nama Dombos yang artinya Domba Texel Wonosobo. Pada bulan Juli 2009, peternak di Lampung Timur mendatangkan 75 ekor betina dan 1 pejantan domba Texel yang didatangkan dari daerah Dieng Wonosobo, dan ternyata dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan baik di daerah Lampung Timur yang bersuhu panas.
Pada tahun 1954/1955 Pemerintah mendatangkan 500 ekor Domba Texel dari Belanda dan dialokasikan ke beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah (Baturaden Banyumas dan Tawangmangu Solo) dan Jawa Timur, tetapi daerah tersebut tidak mampu mengembangkannya. Akhirnya tahun 1957, dipindahkan ke Daerah Wonosobo. Ternyata penduduk Wonosobo mampu mengembangkan Domba Texel tersebut, akhir tahun 2006 populasi mencapai 8.753 ekor. Domba Texel mempunyai ciri khas yang mudah dibedakan dari domba jenis lain yaitu : Mempunyai bulu wol yang keriting halus berbentuk spiral berwarna putih yang menyelimuti bagian tubuhnya kecuali perut bagian bawah, keempat kaki dan kepala. Postur tubuh tinggi besar dan panjang dengan leher panjang dan ekor kecil.
Domba Texel tergolong ternak unggulan yang berpotensi sebagai penghasil daging. Bobot badan dewasa jantan dapat mencapai 100 kg dan yang betina 80 kg dengan karkas sekitar 55 %. Dalam penggemukkan secara intensif dapat menghasilkan pertambahan berat badan 265 – 285 gram/hari. Masyarakat Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah telah banyak merintis usaha penggemukan intensif terhadap Domba Persilangan Texel dengan Domba Lokal, yang menghasilkan keuntungan memadai. Di samping itu Domba Texel dapat menghasilkan bulu wool berkualitas sebanyak 1000 gram/ekor/tahun, yang dapat diolah sebagai komuditas yang mempunyai nilai tambah. Di pedesaan Wonosobo yang potensial Domba texel telah dirintis industri rumah tangga yang mengolah bulu wool Domba Texel.
Domba Texel tergolong ternak yang cepat berkembang biak, dapat beranak pertama kali pada umur 15 bulan dan selanjutnya dapat melahirkan setiap delapan bulan. Anak pertama cenderung tunggal dan anak berikutnya kadang-kadang kembar dua. Domba Texel mempunyai karakter genetik yang cenderung dominan. Di Kabupaten Wonosobo, Domba Texel telah banyak memberi kontribusi genetik terhadap domba-domba lokal melalui proses kawin silang, menghasilkan domba domba persilangan yang potensial sebagai penghasil daging.
Kendala pengembangan Domba Texel justru karena tingginya permintaan dari luar daerah yang disinyalir untuk di ekspor ke Malaysia. Hal ini sebenarnya meningkatkan pamor dan nilai harga Domba Texel itu sendiri, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak dan pedangan Domba Texel. Namun di sisi lain, bila pengeluaran ke luar daerah tak dikendalikan, bisa mengancam terjadinya pengurasan ternak. Kendala lain, perkembang biakan Domba Dexel masih tergantung pada kawin alam, berhubung belum terdapatnya Produsen Frozen semen Domba Texel.
Pemerintah telah berupaya melestarikan Domba Texel melalui Program Village Breeding Centre (VBC) Domba Texel yang meliputi kegiatan pendataan, droping Domba Texel Gaduhan Pemerintah, sosialisasi dan promosi pelestarian maupun teknik budidaya serta pelatihan pengolahan bulu, kulit dan daging Domba Texel.
3. Domba Batur Banjarnegara (Domas)

Domba Batur (atau Domas) sebenarnya merupakan domba hasil persilangan dari domba lokal yaitu domba Ekor Tipis (Gembel), domba Suffolk dan domba Texel. Pada 1984, kelompok tani ternak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berusaha menyilangkan domba bantuan presiden dengan domba lokal. Persilangan domba asal Tapos dan domba lokal menghasilkan keturunan yang oleh warga dinamai domba Batur atau Domas.Pada awalnya berkembang di daerah Banjarnegara dan menjadi ikon Banjarnegara, dan sejak tahun 2009 mulai berkembang di beberapa daerah Jawa dan Sumatera. Domba batur jantan maupun betina adalah tipe domba potong yang merupakan penghasil daging yang baik.
Ciri-ciri Domba Batur :
-Tubuhnya besar dan panjang.
-Kaki cenderung pendek dan kuat.
-Domba jantan maupun betinanya tidak memiliki tanduk.
-Kulitnya relatif lebih tipis dibandingkan domba garut, kibas, atau gembel, namun bulunya tebal.
-Warna bulu dominan putih dan menutupi seluruh tubuhnya hingga bagian muka domba.
Keunggulan utama domba Batur ini adalah berat badannya. Untuk domba jantan dewasa berkisar antara 90-140 kg dan domba betina 60-80 kg, serta tinggi badan domba jantan dapat mencapai 75 cm dan tinggi domba betina 60 cm. Domba Batur ini memang istimewa montok/gemuk, pada umur dua tahun domba jantan umumnya sudah bisa mencapai bobot 100 kg dan betina 80 kg. Bahkan, domba jantan yang bagus dapat mencapai bobot 140 kg. Domba dengan bobot seperti ini biasanya dijadikan pejantan. Proporsi dagingnya (bukan karkas yang masih bertulang) juga tinggi. Dagingnya lebih empuk dan lemaknya lebih tinggi. Untuk sate lebih bagus.
Domba Batur mulai dapat dikawinkan pada umur 8 bulan saat si betina mencapai bobot 50—60 kg. Satu ekor pejantan mampu mengawini 10 ekor betina. Betina bunting selama lima bulan dan rata-rata jumlah anaknya 1,5 ekor per kelahiran.

4. Domba Ekor Tipis (Domba Gembel)

Domba ekor tipis dikenal sebagai domba asli Indonesia dan sering disebut Domba Gembel, dalam Bahasa Inggris disebut Javanesse Thin-Tailed sheep. Pada awalnya domba ini berkembang di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat, namun saat ini sudah berkembang di seluruh pulau jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Ciri-ciri domba ekor tipis :
-Termasuk golongan domba berperawakan kecil, dengan berat badan domba jantan 30-40 kg dan domba betina 15-20 kg.
-Bulu wolnya gembel berwarna putih dominan dengan warna hitam di sekeliling mata, hidung, dan beberapa bagian tubuh lain.
-Ekornya tidak menunjukkan adanya desposisi lemak.
-Telinga umumnya medium sampai kecil dan sebagian berposisi menggantung.
-Domba jantan memiliki tanduk melingkar, sedangkan yang betina umumnya tidak bertanduk.
Keunggulan domba ekor tipis ini adalah bersifat prolific (dapat melahirkan anak kembar 2-5 ekor setiap kelahiran), mudah berkembang biak dan tidak dipengaruhi musim kawin, serta mampu beradaptasi pada daerah tropis dan makanan yang buruk.
5. Domba Ekor Gemuk (Domba Kibas)

Domba Ekor Gemuk dikenal juga dengan nama Domba Kibas (di Jawa), juga dikenal sebagai domba Donggala (di Sulawesi Selatan). Domba ini berasal dari Asia Barat atau India yang dibawa oleh pedagang bangsa Arab pada abad ke-18. Pada sekitar tahun 1731 sampai 1779 pemerintah Hindia Belanda telah mengimpor domba Kirmani, yaitu domba ekor gemuk dari Persia.Pada awalnya domba Ekor Gemuk berkembang di Jawa Timur, Madura, Sulawesi, dan Nusa Tenggara (terutama di Lombok). Namun saat ini sudah berkembang di seluruh Indonesia. Domba ini beradaptasi dan tumbuh lebih baik di daerah beriklim kering.
Ciri-ciri domba ekor gemuk :
-Bentuk badannya sedikit lebih besar daripada domba lokal lainnya.
-Berat domba jantan mencapai 40-60 kg, sedangkan domba betina 25-50 kg.
-Tinggi badan pada jantan dewasa antara 52 – 65 cm, sedangkan pada betina dewasa 47 – 60 cm.
-Warna bulu wolnya putih dan kasar.
-Ekor yang besar, lebar dan panjang. Bagian pangkal ekor membesar merupakan timbunan lemak, sedangkan bagian ujung ekor kecil karena tidak terjadi penimbunan lemak. Cadangan lemak di bagian ekor berfungsi sebagai sumber energi pada musim paceklik.
-Dada terlihat serasi dan kuat seperti bentuk perahu, ke empat kakinya kalau jalan agak lamban karena menanggung berat badan dan ekornya yang gemuk.
-Umumnya domba jantan tidak bertanduk dan hanya sedikit yang mempunyai tanduk kecil, sedangkan yang betina tidak bertanduk.
-Keunggulan Domba Domba ekor gemuk ini adalah tahan terhadap panas dan kering.
6. Domba Hampshire

Domba Hampshire dikembangkan di daerah Hampshire, Inggris, pada abad ke-19 melalui persilangan antara domba Southdown jantan dengan domba betina keturunan Wiltshire Horn dan Berkshire Knot.
Ciri-ciri Domba Hampshire :
-Wajah berwarna gelap
-Bulu panjang dan tebal berwarna coklat.
-Telinga agak melengkung.
-Kaki berwarna hitam dan tidak ditutupi wol
7. Domba Polwarth

Domba Polwarth merupakan tipe dual-purpose, dikembangkan di Victoria, Australia sejak tahun 1880. Merupakan persilangan antara Merino (75%) dan Lincoln (25%). Domba Polwarth memiliki tubuh yang besar, tegap, pemeliharaannya mudah dan memiliki produktivitas wool yang tinggi dengan serat bulu berdiameter antara 22-25 mikron.

8. Domba Portland

Domba Portland berasal dari Inggris dan merupakan salah satu breed Dorset. Bertubuh kecil dan dipenuhi oleh wool kecuali pada bagian wajah dan kaki bagian bawah yang berwana kecoklatan. Domba yang baru lahir berwarna dan berwarna agak keputih-putihan atau abu-abu selama beberapa awal bulan kehidupan. Tanduk muncul setelah dewasa dan berbentuk spiral.

9. Domba Rambouillet

Domba Rambouillet berasal dari Prancis disebut juga Merino Prancis. Domba Rambouillet merupakan tipe dwiguna.
Ciri-ciri Domba Rambouillet :
-Badan besar, dalam, lebar dan padat dengan tulang-tulang yang kuat.
-Kepala tegak.
-Domba jantan bertanduk besar sedangkan betina tidak bertanduk

10. Domba Norwegia (Villsau)

Domba Norwegia merupakan domba primitif yang hidup di daerah Norwegia dan Skandinavia. Memiliki muka yang kecil dengan kaki yang bagus dan bulu yang berwarna hampir putih sampai keabu-abuan, cokelat gelap dan hitam. Berat jantan dewasa sekitar 43 kg dan betinanya 32 kg.

11. Domba Southdown

Domba Southdown berasal dari Inggris dan merupakan tipepedaging.
Ciri-ciri Domba Southdown :
-Tubuh kecil, lebar dan dalam, bentuk bulat, daging padat dan kaki pendek.
-Garis punggung lurus, leher pendek dan tebal.
-Telinga pendek dengan ujung bulat dan tidak bertanduk.
Nah sudah dibahas sedikit kan mengenai beberapa ciri-ciri, asal usul dan keunggulan, dari domba di Indonesia semoga bermanfaat J. (snd)

Sumber :

*http://dompi.co.id/_dompi.php?_i=jenis-domba
*http://www.saungdomba.com/artikel-domba-garut/245-mari-belajar-mengenai-domba
Read more...