Tampilkan postingan dengan label kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kambing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2013

Seminar & Workshop NASIONAL IB Pada Kambing KERTAS

0 komentar
Malang - setelah sukses menggemparkan Program kedokteran hewan dengan suksesnya menggelar seminar dan workshop inseminasi buatan ditingkat fakultas, sabtu – minggu (28/09 – 29/09) lalu, IMPROVE KERTAS (kelompok ternak besar) kembali melaksanakan seminar dan workshop inseminasi buatan pada kambing yang bertempat di STPP Lawang namun untuk kali ini bertaraf nasional. 

Kegiatan ini diikuti oleh 63 peserta yang berasal dari enam Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia yakni UNSYIAH sebanyak 3 orang, UNHAS 3 orang ,UGM 5 orang ,UWKS 2 orang, UNTB satu orang, dan sisanya adalah dari PKH UB. Acara diselenggarakan selama dua hari. Hari pertama dilakukan seminar dengan mendatangkan narasumber yang ahli dalam bidangnya yaitu Dr.Ir.Nuriyadi dan drh. Oon Furqon. Acara seminar yang dilakukan dihari pertama berjalan lancar. Terlihat dari antusian peserta dalam melayangkan pertanyaan – pertanyaan kepada para narasumber.




Hari kedua dilanjutkan dengan workshop. Setiap peserta diberi kesempatan untuk mempraktekkan secara langsung teknik IB pada kambing yang telah disediakan, dengan didampingi Dr.Ir.Nuryadi. Buyung Yahya selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa selama dua hari acara telah berjalan  lancar dan sukses, hanya sedikit kendala yang dialami para panitia dan hal itu mampu diatasi.

Selain skill yang di peroleh, para peserta juga dapat menjalin keakraban dengan sesama kolega dari FKH seindonesia. Hal ini sempat diutarakan oleh ketua KERTAS Yehuda Laksana bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi dengan sesama kolega. Setelah diwawancarai mengenai kesan mengikuti acara ini, salah satu peserta yang berasal dari UGM mengutarakan bahwa kegiatan Semworknas IB kambing merupakan kegiatan yang sangat unik dan sebagai sarana silaturahmi antar mahasiswa FKH se Indonesia.

“Acaranya asik, soalnya masih sedikit yang mengaplikasikan ini,selain belajar kita juga nambah silaturahmi diantara kita” ujar Bintang mahasiswa FKH UGM yang sekaligus ketua IMAKAHI.

Kegiatan ini adalah salah satu proker besar KERTAS dan nantinya akan dilaksanakan kembali proker yang bertaraf  nasional di tahun depan dengan tema yang berbeda. (azz)


Read more...

Kamis, 16 Mei 2013

KAMBING

0 komentar


Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesieskambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Dayadan Eropa. Kambing liar jantanmaupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai jenggot,dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot yang betina 50 kilogram - 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang berbatu-batu.
Di alam aslinya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua, sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.
PERKEMBANG BIAKAN KAMBING
Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari. Dewasa kelaminnya dicapai pada usia empat bulan. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.

JENIS KAMBING

Kambing kacang 
Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Badannya kecil. Tinggi gumba pada yang jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter, sedangkan yang betina 56 sentimeter. Bobot pada yang jantan bisa mencapai 25 kilogram, sedang yang betina seberat 20 kilogram. Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek. Baik betina maupun yang jantan memiliki duatanduk yang pendek.

Kambing Etawa 
Kambing Etawa didatangkan dari India yang disebut kambing Jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing Etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai sebagai kambing "Peranakan Etawa" atau "PE". Kambing PE berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.

Kambing Jawarandu 
Kambing Jawarandu merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Kambing ini memliki ciri separuh mirip kambing Etawa dan separuh lagi mirip kambing Kacang. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari






Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memliki tanduk. Warna bulunya putih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan jenis kambing penghasil susu.






SUSU KAMBING
Kelebihan susu kambing di bandingkan dengan susu dari binatang lain :

Mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh.Hal ini di sebabkan adanya Flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar daripada susu sapi
  1. Bersifat Basa (Alkaline Food ) sehingga aman bagi tubuh
  2. Protein nya lembut , efek laktasenya ringan sehingga tidak menyebabkan diare
  3. Lemaknya mudah di cerna karena memiliki tekstur yang lembut dan halus, lebih kecil di bandingkan dengan butiran lemak susu lainnya serta bersifat homogen alami.Hal ini mempermudah untuk di cerna sehingga menekan tibulnya reaksi-reaksi alergi
Kandungan senyawa pada susu kambing :

  • ZINCUM (Zn) : Pembentuk system kekebalan tubuh
  • MINERAL ALKALINE : Baik untuk penderita maag kronis
  • Flourin + Betakasein : Penderita Bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia
  • A2-betasein dan Asam Amino Esensial : Pembentuk Insulin berguna bagi penderita diabetes
  • Cynokobalamin : Pembentuk zat HB bagi penderita demam berdarah , Anemia, Thalasemia
  • Kalium (K) : Penderita arteriosklerosis , tekanan darah tinggi maupu darah rendah
  • Enzim Xanthine Oxydase dan niasin ( Vit B3) : Berfungsi mengatasi sel kanker / tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi
  • Kalsium : Membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Osteoporosis
  • MCT (Medium Chain Trygleseride) : Berguna bagi program dietary dan penyembuhan akibat stroke
  • Lactoglobulin : Penahan protein penyebab alergi
  • Riboflavin (Vit B2) dan B3 yang menumbuh kembangkan sel otak dan sel system syaraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan frekuensi serangan migrain







Refrensi :
http://andywibowo.com/article/113433/kelebihan-susu-kambing.html



Read more...

Senin, 22 April 2013

Manfaat Kambing bagi Kesehatan

0 komentar
Kambing adalah salah satu hewan yang daging dan susunya bisa dimanfaatkan untuk kesehatan manusia. Tahukah anda, daging kambing merupakan salah satu daging terbaik didunia. Dalam 100 gram kambing mengandung 154 kalori, 9,2 mg lemak, dan 3,6 mg lemak jenuh. Daging kambing juga  mengandung sumber zat besi, vitamin B, kolin, dan selenium. Namun, kadar lemak pada kambing memiliki persentase kolesterol lebih tinggi dibandingkan dengan ayam atau daging sapi. Daging kambing yang terbaik untuk dikonsumsi adalah kambing berumur di bawah 6 bulan, karena kadar kolesterolnya tidak terlalu tinggi. Untuk orang yang memiliki penyakit darah rendah, dianjurkan untuk mengkonsumsi 2 tusuk sate kambing tiap harinya, terutama beberapa tusuk hati untuk meningkatkan tekanan darah. Memang belum ada bukti medis, namun banyak fakta menunjukkan bahwa makan daging kambing bisa meningkatkan tekanan darah.

Sedangkan untuk susu kambing khususnya jenis etawa memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan susu dari ternak ruminansia lainnya. Menurut Journal of American Medicine, susu kambing adalah makanan paling lengkap yang diketahui. Susu kambing mengandung vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, enzim, protein, dan asam lemak yang mudah dimanfaatkan tubuh anda. Bahkan, tubuh Anda dapat mencerna susu kambing hanya dalam 20 menit. Bandingkan dengan 2-3 jam yang dibutuhkan untuk mencerna susu sapi. 

Susu kambing adalah susu yang paling mirip dengan susu ibu dari segi komposisi, nutrisi, dan sifat kimia alami. Hal ini membuat susu kambing menjadi makanan ideal untuk menyapih anak. Eter gliserol yang jauh lebih tinggi pada susu kambing dibandingkan pada susu sapi juga membuat beberapa dokter merekomendasikannya untuk perawatan gizi bayi yang baru lahir. Susu kambing adalah salah satu obat terbaik untuk membangun kembali jaringan otak, sel-sel tubuh, sistim saraf, dan kemampuan mental. Susu kambing bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki protein lengkap dari semua jenis asam amino esensial tanpa kandungan lemak sebesar susu sapi. Molekul-molekul lemaknya hanya sebesar 1/9 ukuran molekul susu sapi, sehingga lebih mudah dicerna.  Orang-orang yang alergi dengan susu sapi bisa meminum susu kambing tanpa masalah. Alergi terhadap susu sapi dapat ditemukan pada orang-orang yang memiliki kondisi seperti infeksi telinga kronis, asma, eksim, dan artritis. Meminum susu kambing dapat mengurangi gejala penyakit-penyakit tersebut.

Read more...

Senin, 18 Maret 2013

Workshop “Inseminasi Buatan pada Kambing” Perdana di PKH

0 komentar
Pada tanggal 16-17 Maret 2013 bertempat di gedung PKH-C5 dan rumah bapak Nuryadi, IMPROVE KERTAS (Kelompok Ternak Besar) sukses mengadakan Workshop IB kambing yang pertama kali diadakan di Program Kedokteran Hewan. Acara yang bertujuan untuk memberikan pelatihan bagaimana cara melakukan IB pada Kambing diikuti oleh 45 peserta dari angkatan 2009 - 2011.





Acara terbagi atas 2 sesi. Sesi pertama yaitu sesi workshop yang dilaksanakan pada hari sabtu (16/03) di gedung PKH-C5 dengan mendatangkan Dr.Ir.Nuriyadi sebagai pemateri. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Pada sesi ini Dr.Ir.Nuriyadi menjelaskan apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan IB pada kambing, seperti manejemen waktu pelaksanaan IB yaitu pada saat kambing sedang estrus. Kemudian perlu dilihat deposisi IB yaitu pada canalis cervicalis bagian caudal. Pada IB kambing ini bapak Nuryadi mengajarkan metode menggunakan spikulum sebagai alat bantu IB. Sesi selanjutnya dimulai pada pukul 08.00 – 15.00 dan berlangsung di rumah bapak Nuryadi yang bertempat di Perumahan Sengkaling Indah. Dalam pelatihan ini panitia menyediakan 2 ekor kambing untuk satu kelompok yang terdiri atas 3 peserta, jadi 1 peserta mendapatkan jatah 2 kali IB.





Pelatihan IB kambing merupakan acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa PKH, hal ini dikarenakan jarang sekali dilaksanakan pelatihan IB, khususnya pada ternak kambing. Walaupun pada awalnya terdapat kesulitan dalam masalah adminitrasi namun panitia berhasil mengatasinya. “Harapanya pelatihan IB bisa dilakukan tiap semester dan peserta tidak hanya berasal dari PKH UB saja” ujar Rima sebagai ketua pelaksana.



Read more...

Minggu, 22 Januari 2012

Berkaca pada Negara Kecil yang sudah Mendunia

0 komentar

Indonesia yang secara geografis dilintasi oleh garis khatulistiwa yang memiliki iklim tropis dengan dua musim dan mempunyai keseimbangan antara wilayah daratan maupun lautannya membuat Tanah Air kita ini menyimpan banyak kekayaan alam. Namun hal tersebut tidak diimbangi kuliatas sumber daya manusia yang kuantitasnya terus meningkat. Dengan investasi sumber daya alam yang belum tentu dimiliki oleh negara lain ini akan lebih baik dimanfaatkan untuk memenuhi upaya peningkatan kualitas kehidupan masyarakat apabila diolah dengan optimal dan tepat guna. 

Salah satunya adalah terpenuhinya nutrisi untuk membentuk generasi bangsa yang berkualitas melalui asupan gizi pada bahan pangan. Salah satu jenis nutrisi yang berperan dalam pembentukan jaringan baru, perkembangan daya pikir, pergantian jaringan yang usang/rusak dan pembentukan formasi tubuh manusia adalah Protein. Protein dapat berasal dari tumbuhan, yang dikenal sebagai Protein Nabati dan protein yang berasal dari hewan, dikenal dengan nama Protein Hewani. Contoh sumber protein hewani adalah daging dan susu. Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta jiwa menyebabkan terjadinya lonjakan permintaan yang cukup signifikan akan daging dan ternak sapi merupakan penyedia protein hewani asal daging yang cukup potensial. Ternak sapi bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi kegiatan yang mendarah daging dan membumi, kultur yang mengakar, benda yang memiliki banyak hikmah karena memang daratan di Indonesia cukup potensial untuk usaha pertanian dan peternakan. Mulai dari penghasil daging dan susu, sumber tenaga kerja untuk membajak sawah atau menggiling bahan pangan, sumber tenaga angkut pedati atau angkutan barang, sarana ritual, tabungan hidup dan nilai kekayaan yang bernilai gengsi. Meskipun sudah banyak usaha peternakan yang berkembang. Namun hasil produksi dari segi kuantitas dan kualitas dinilai masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar lokal, bahkan kita harus impor untuk  mencukupinya. Sebagian besar daging dan 70% susu yang beredar di pasaran adalah hasil impor. 

Salah satu importir daging dan susu terbesar kita adalah Selandia Baru. Selandia Baru merupakan Negara Petani dan Peternak nomor dua dari 195 negara sedunia. Kesuksesannya semata-semata karena sadar dan cinta akan potensi yang dimilikinya. Dengan kondisi geografis yang mirip dengan Indonesia. Hijau di musim semi dan panas, coklat selama musim di¬ngin dan musim gugur. Selandia Baru yang di manca negara di kenal sebagai New Zealand, merupakan contoh nyata salah satu negara yang berhasil memajukan kehidupan petani dan peternak. Selandia Baru juga sukses mengolah berbagai industri yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Dengan luas wilayah yang jauh lebih kecil dari Indonesia yaitu 268,680 km2. Negara ini terbagi menjadi dua pulau yaitu Utara dan Selatan dengan bentuk permukaan yang menyerupai pulau Sulawesi dan Jawa. Selandia Baru merupakan negara maju dengan kontribusi hasil pertanian, perternakan dan perkebunan sebesar 4,3% dari total Produk Domestik Bruto per kapita. Jika diteliti lebih lanjut persentase tersebut terlihat kecil, namun yang mengagumkan, jika dilihat dari persentase komoditi ekspor, produk-produk hasil agrikultur; termasuk pertanian, per ikanan, perkebunan merupakan kekuatan utama dalam mendatangkan devisa. Hampir 50% komoditas ekspor Selandia Baru berasal dari industri agrikultur  yang diekspor ke negara-negara tetangga se¬perti Australia, Amerika, China, Jepang, Inggris dan tetntu saja Indonesia. 

Produksi hasil agrikultur, baik perikanan, pertanian dan perkebunan yang merupakan standar ekspor tidak dipasarkan di dalam negeri. Yang ada di dalam negeri hanyalah sisa-sisa produksi hasil tani yang tidak memenuhi syarat untuk konsumsi lokal. Bagaimana dengan produksi yang memenuhi standar ekspor? Jika berkunjung ke supermarket besar di kota-kota perdagangan di wilayah Indonesia, mungkin akan menemukan berbagai produk susu, mentega dan daging impor yang berasal dari negara ini, sebagaimana negara-negara tetangga yang merupakan mitra perdagangan Selandia Baru. 
       
Kawat listrik, motor 4 roda dan anjing gembala
Sejak tahun 2000 terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap penggunaan lahan untuk peternakan domba.  Sepanjang perjalanan dari titik pa¬ling Utara menuju titik Selatan. Di pulau Utara, dapat dilihat betapa banyaknya lahan yang dipagari dan digunakan untuk menggembalakan domba, biri-biri dan sapi potong. Hewan-hewan yang diternakan di Selandia Baru tidak terbatas pada sapi potong, domba dan biri-biri saja, tapi juga rusa dan burung unta dan sapi perah yang bisa ditemukan di pulau Selatan, dan ayam potong free range, di seluruh wilayah Selandia Baru. 

Para peternak bekerja sepanjang hari selama setahun dan libur hanya pada Hari Raya Natal dan Paskah, Hari Buruh, dan Ulang Tahun Ratu Inggris, karena Selandia Baru merupakan negara persemakmuran Inggris. Jika dibandingkan dengan Indonesia, Selandia Baru hanya mempunyai empat hari libur. Bayangkan ketekunan dan kerja keras para peternak, disaat musim panas dan saat turunnya salju di musim dingin, dengan sarana dan infrastruktur yang tepat didukung dengan kebijaksanaan dari pemerintah, industri peternakan domba, sapi dan biri-biri maju pesat. Populasi domba di Selandia Baru sendiri melebihi populasi manusia yang hidup di negara ini, sebagai perban¬dingan pesatnya laju industri tersebut, dari survey pada tahun 2007 oleh Departmen Pertanian setempat, jumlah domba dan biri-biri adalah 12 kali populasi manusia yang hidup di Selandia Baru, (51, 839,184  domba > 4, 319, 932 manusia). 

Metode peternakan untuk biri - biri, sapi potong maupun sapi perah tidak jauh berbeda dengan peternak sapi di Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu dengan cara penggembalaan di padang rumput yang dimiliki oleh peternak yang dikelilingi oleh kawat yang dialiri listrik tegangan rendah. Lahan tersebut dibagi menjadi beberapa petak, sapi dan biri-biri tersebut digembalakan di petak subur yang ditumbuhi rumput sebagai makanan utama, diselingi dengan sesekali jagung yang sudah dicacah dengan mesin chopper. Sapi dan biri-biri tersebut jarang sekali dikandangkan, walaupun di musim dingin yang temperaturnya mencapai 5 Celcius. Gembala yang rajin memindahkan ternak dari satu petak ke petak lain dibantu peralatan penunjang dan anjing gembala, agar siklus tumbuhnya rumput di tiap petak terjaga dengan baik. Hasil utama industri peternakan Selandia Baru terdiri dari, daging  berkualitas, bahan wol dari bulu domba, mentega, margarin, telur ayam free range, susu perah dan keju.

Dengan demikian Selandia Baru patut menjadi cerminan yang baik untuk memajukan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia. Dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan tenaga manusia yang kita miliki serta banyak persamaan antara kita dengan Selandia Baru adalah salah satu alasan kita juga bisa menjadi negara yang mendunia. Adanya kerjasama ekspor-impor daging, susu, ataupun ternak yang sudah terjalin tidak menutup kemungkinan akan menjadi kerjasama di bidang yang lain seperti pelatihan keterampilan dan pendidikan yang berorientasi agar Indonesia tidak hanya menjadi target pasar saja melainkan dari hasil kerjasama tersebut dapat mencetak generasi bangsa berkualitas yang dapat mengembangkan industri pertanian dan peternakan dalam negeri.(homp)

sumber :
http://industri.kontan.co.id/news/apindo-jangan-sampai-indonesia-hanya-jadi-pasar-
http://bangkittani.com/pertanian-internasional/belajar-dari-kesuksesan-negara-selandia-baru/
http://ekabees.wordpress.com/2011/10/17/memandirikan-protein-hewani/
http://kammifapetundip.com/?p=478


Read more...

Jumat, 13 Januari 2012

Tips Memilih Domba Yang Baik & Cara Menjaga Kesehatan Domba

0 komentar

Kalian pasti tahu domba merupakan ternak ruminansia (memiliki 4 buah lambung) kecil yang memiliki keunggulan untuk diternakkan karena memiliki kualitas daging yang empuk sehingga digemari oleh masyarakat. Untuk memelihara domba tidaklah terlalu sulit  diartikel ini akan diberikan cara memilih domba yang baik dan tips untuk menjaga kesehatan domba itu sendiri

Ir .Sukandi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan tentang cara mendapatkan bibit domba. Ada 2 cara untuk mendapatkan bibit domba, yaitu dari pasar ternak dan dari peternak pembibit. Pembelian dari pasar ternak memang agak beresiko karena seringkali domba yang dijual sudah tua atau majer, akan tetapi tidak jarang juga ditemui domba yang baik. Pembelian lewat peternak secara langsung lebih terjamin karena riwayatnya lebih jelas.

Jika harus membeli di pasar harus diperhatikan ha-hal berikut, yaitu:
- Pastikan domba dalam kondisi sehat.
- Perhatikan matanya apakah buta atau ada gejala cacing di mata.
- Perhatikan rahang mulutnya apakah mengot atau rapi.
- Kemudian lihat juga giginya, apakah sudah poel atau belum.
- Lalu perhatikan juga ambing susu bagi calon induk dan induk, harus hanya ada dua puting yang baik serta tidak bengkak.
- Bagi pejantan, perhatikan buah testes, harus normal dan simetris.
- Perhatikan juga posisi kuku: tidak bengkak dan tidak cacat, jika hanya njeber-njeber tidak apa-apa, dapat dipotong nantinya terutama yang jantan. 
- Diperhatikan juga apakah pincang kalau berjalan. 

Jika ternak sudah didapat dan dibawa sampai rumah, dipisahkan dahulu selama satu bulan dengan domba yang lain dengan jarak kandang minimal 50 meter. Hal ini untuk kepentingan kesehatan agar tidak tertular atau menulari yang lain. Lebih bagus jika dimandikan terlebih dulu dengan memakai air sabun. Ditimbang dan diberi obat cacing dan diberi nomor identitas untuk recording. Perbandingan jumlah jantan dan betina dalam satu kandang adalah 1:10atau 1:25. sebaiknya belilah jenis domba yang sudah ada di sekitar kita, karena sudah beradaptasi, apapun jenisnya. Rawat domba tersebut, sambil belajar untuk mengetahui keinginan dan perilaku domba, minimal dua tahun. 

Perlakukan domba secara khusus terutama domba yang baru datang. Ada banyak  jenis domba di sekitar kita tapi yang utamanya hanya ada dua, yaitu domba lokal/ekor tipis dan domba ekor gemuk (DEG) untuk kawasan Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur. Di Jawa Barat tepatnya di Garut ada jenis domba lokal unggul yang namanya domba Garut. Domba lokal, tubuhnya lebih kecil dibandingkan domba ekor gemuk yang memiliki ekor dengan banyak timbunan lemak. Yang dimana jenis jenis domba tersebut sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya.

Lalu keadaan kesehatan ternak yang optimal merupakan kunci utama dalam upaya mencapai kesuksesan dalam sebuah peternakan domba. Karena bila keadaan kesehatan ternak anda tidak dalam keadaan optimal atau sering mengalami sakit ditambah anda bukan lah seorang dokter hewan maka konsentrasi anda akan terfokus dalam bagaimana menyembuhkan domba-domba anda serta menelantarkan program penggemukan yang menjadi sumber Profit suatu Usaha.

Kegiatan menjaga kesehatan domba sebenarnya adalah sebuah kegiatan untuk menjauhkan ternak dari segala jenis hama dan penyakit yang ada yang mungkin menyerang ternak. Sehingga ternak tidak akan pernah mendapat sejarah terkena penyakit sedikitpun dan domba bisa di bilang benar-benar kuat, sehat yang berujung kepada peternakan yang efisien.

Adapun untuk mencapai tujuan tersebut ada beberapa tips yang bisa digunakan antara lain :
1. Pemilihan jenis domba yang baik. Pilihlah domba yang berkembang biak dan sesuai dengan lingkungan dan lokasi di mana peternakan anda berada.
2. Menyediakan pakan yang baik. Hal ini menjadi kata yang harus, tidak sedikit peternak yang menyimpan uangnya dalam-dalam untuk mengurangi biaya pakan demi efisiensi. Ingat kualitas pakan bukanlah tempat anda untuk melakukan efisiensi peternakan anda.
3. Menetapkan pola pemenuhan kebutuhan mineral ternak anda untuk menutupi kekurangan mineral yang domba dapatkan dari tanah anda dan makanan yang anda berikan.
4. Singkirkan ternak yang tidak sesuai dengan goal anda demi kestabilan kesehatan ternak lainnya. Beberapa ternak yang tidak sesuai dengan harapan dan program anda sebaiknya cepat di singkirkan karena varietas ini akan sering terkena penyakit dan mempengaruhi domba anda yang lainnya.
5. Lakukan seleksi yang ketat terhadap domba pengganti yang anda ambil untuk menggantikan hewan-hewan yang telah anda singkirkan sebelumnya.

Peternak diharapkan sangat serius terhadap program kesehatan domba seperti vaksinasi bila di butuhkan dan pengontrolan hama-hama dan parasit yang mungkin akan mengganggu kesehatan domba. Itulah beberapa tips yang penting dalam cara memilih dan menjaga kesehatan ternak domba yang dapat anda lakukan dalam peternakan anda. (snd)

DAFTAR PUSTAKA
http://www.ranching-with-sheep.com/sheep-health.html
Sumber: http://www.peternakan.gunungkidulkab.go.id
http://www.saungdomba.com/artikel-domba-garut/297-tips-untk-menjaga-kesehatan-domba-
http://www.saungdomba.com/artikel-domba-garut/246-memilih-domba-yang-baik


Read more...

Kamis, 05 Januari 2012

Susu kambing etawa? Apa sih?

0 komentar

Mungkin masih terasa awam dengan susu kambing etawa jika dibandingkan dengan susu sapi. Namun sebenarnya kandungan susu kambing etawa memiliki kelebihan dibandingkan dengan susu sapi. Bukan sembarang jenis kambing yang dapat d buat susu melainkan hanya jenis kambing etawa. Kambing ini berasal dari india. Etawa dipelihara sebagai ternak penghasil susu di India dan Asia. Hasil persilangan Etawa dengan kambing lokal di kenal dengan Peranakan Etawa.

Berikut merupakan kelebihan susu kambing dibandingkan dengan yang lain:
  1. Mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Hal ini disebabkan adanya flourin yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari pada susu sapi.
  2. Bersifat basah (Alkaline Food) sehingga aman bagi tubuh.
  3. Proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan sehingga tidak menyebabkan diare
  4. Lemaknya mudah dicerna karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu sapi atau susu lainnya. Dan juga bersifat homohen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna hingga menekan timbulnya reaksi alergi.
  5. Dengan adanya sodium (Na),Fluorin (F),Kalsium (C) dan Fosfor (P) sebagai elemen kimia yang dominan serta kandungan nutrisi lainnya,maka susu kambing berkasiat dalam :
  • Menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit,saluran nafas dan pencernaan
  • Menyembuhkan bermacam-macam penyakit paru-paru,seperti asma,TBC serta infeksi akut lainnya pada paru-paru
  • Menyembuhkan beberapa kelainan ginjal,seperti Nepbrotic Syndrom infeksi-infeksi ginjal serta asam urat tinggi.
  • Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh
  • Berdasarkan beberapa penilitian di amerika,susu kambing terbukti mempunyai efek anti kanker.

Susu kambing etawa Bersifat Alkali, 13% lebih kalsium, 25% lebih vitamin B-6 , 27% lebih antioksidan dan selenium, 47% lebih vitamin A, 1.34% lebih potassium, 3.5% lebih niacin. Niacin adalah nama lain untuk Vitamin B3, yang diperlukan oleh tubuh kita untuk peredaran darah dan kulit yang sehat. Niacin penting dalam menghasilkan energi dari pada gula (blood sugar) dalam pembuatan lemak. Ia membantu dalam fungsi sistem saraf, dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein dan dalam produksi asam hidroklorik untuk sistem pencernaan. Ia juga terlibat dalam produksi cairan empedu dan perut yang normal dan sintesis hormon reproduksi cairan manusia. Niacin juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki peredaran darah. Ia juga membantu dalam penyembuhan penyakit mental seperti schizophrenia. Kekurangan Vitamin B3 yang bisa menyebankan kelelahan, lemah badan, kulit merekah, bengkak mulut dan lidah, diare, gangguan mental, sakit kepala.

Susu kambing juga memiliki tekstur lemak yang lembut dan halus, ukuran butiran lemaknya lebih kecil dari susu sapi, asam lemaknya berantai pendek dan sedang, laktasenya juga ringan sehingga susu kambing lebih mudah dicerna dan tidak menimbulkan alergi ataupun diare.Susu kambing ini banyak dikonsumsi di negara-negara maju sebagai pengganti susu sapi. Dilaporkan bahwa bayi yang mengalami alergi pada saluran pencernaan berangsur-angsur sembuh setelah diberi susu kambing. Susu kambing juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan pada anak, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, menetralkan asam lambung, bahkan bisa mengatasi impotensi.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mack diketahui bahwa kelompok anak yang di beri susu kambing memiliki bobot badan, kepadatan tulang, mineralisasi kerangka, vitamin A plasma darah, riboflavin, kalsium tiamin, niacin dan konsentrasi hemoglobin yang lebih tinggi dibanding kelompok anak yang di beri susu sapi.

Penelitian juga dilakukan oleh Departemen Fisiologi Universitas Granada yang menyimpulkan bahwa susu kambing mempunyai manfaat yang lebih banyak bagi kesehatan dibandingkan susu sapi. Kelebihan susu kambing adalah : membantu mencegah hilangnya mineral pada tulang atau pelunakan pada tulang (demineralisasi) dan membantu mencegah anemia (kekurangan zat besi).

So.. Jangan ragu lagi dengan susu kambing etawa, selamat mencoba ;) (rrw)

Referensi:
Moeljanto, Rini Damayanti dan Wiryanta, B.T. Wahyu. 2002. Khasiat dan
Manfaat; Susu Kambing. Depok: , Agromedia Pustaka.
http://susukambingherbal.blogspot.com
http://uniqpost.com/29351/manfaat-susu-kambing-etawa/



Read more...