Senin, 23 September 2013

10 Langkah Strategis LIPI Perbaiki Peternakan Sapi Indonesia

0 komentar

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengusulkan 10 langkah strategis untuk membenahi peternakan sapi nasional.

Usul itu disampaikan dalam seminar nasional dan forum komunikasi industri peternak dalam rangka mendukung kemandirian daging dan susu di Institut Pertanian Bogor (IPB) Convention Center, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati-LIPI, Dr Siti Nuramaliati Prijono, menuturkan 10 langkah strategis yang telah disiapkan oleh LIPI tersebut adalah:

1. Melanjutkan program swasembada daging dan susu nasional
2. Memperbaiki infrastruktur meliputi peningkatan sarana prasarana yang handal
3. Meningkatkan jangkauan dan efisiensi distribusi pangan asal ternak melalui perbaikan saran dan prasarana transportasi, khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah tertinggal lainnya
4. Membangun industri pembibitan nasional. Pemerintah harus menggalang perubahan swasta untuk turut melakukan usaha pembibitan dengan skema insentif.
5. Membangun pusat-pusat Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia (P3TR). Karena ketersediaan pakan adalah salah satu poin kritis pembangunan peternakan nasional.
6. Penerapan IPTEK strategis bidang peternakan
7. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia peternakan di daerah baik tenaga teknis maupun masyarakat peternakan secara umum melalui program training dan penyebaran informasi serta diseminasi teknologi peternakan secara konsisten dan berkelanjutan.
8. Mengembangkan industri hilir yang strategis dengan sumber daya lokal untuk memenuhi permintaan pasar domestik, regional dan internasional
9. Melakukan jejaring kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi percepatan peningkatan populasi dan mutu genetik ternak betina unggul dalam rangka pencapaian swasembada daging dan susu nasional.
10. Melakukan perbaikan kordinasi kepada semua pemangku kepentingan peternakan

Persoalan peternakan sapi saat ini adalah produksi yang tidak mencukupi kebutuhan sehingga Indonesia harus mengimpor daging sapi sebesar 30 persen dan susu 70 pesen untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.
Impor sapi, daging dan susu yang semakin besar dan melebihi kebutuhan konsumsi dalam negeri akan meningkatkan ketergantungan bangsa Indonesia terhadap bangsa lain dan dapat mengancam kedaulatan bangsa.

Credits : Antara ; Disnak Sumbar

Read more...

Selasa, 17 September 2013

Cara Kerja Biogas dari Kotoran Sapi

0 komentar

Biogas bukanlah makanan asing lagi masyarakat Indonesia. Bahan bakar alternatif ini merupakan sumber energi alternatif dan bisa diperbaharui. Misalnya biogas berasal dari kotoran ternak sapi maupun ternak-ternak lainnya.

Keuntungan yang didapat dari energi alternatif ini antara lain ; sumber energi yang bisa diperbaharui,murah,namun membutuhkan keahlian khusus dalam menghasilkannya. Ditambah,proses ini akan menghasilkan biosluri (ampas kotoran sapi) yang sangat baik digunakan untuk dijadikan pupuk dan sangat subur.

Namun,beberapa pihak masih belum mengetahui bagaimana cara kerja dari biogas ini. Dan masih belum diterapkan dengan maksimal.

Berikut kami tampilkan videonya,selamat menyaksikan :)


Bagaimana ? mau bikin sumber energi alternatif :) 

Thanks,TIM INFOKOM KERTAS
Read more...

Kamis, 13 Juni 2013

Pengumuman : Panitia Workshop DairyPro

0 komentar
Nama yang tercantum di bawah ini adalah panitia perwakilan IMPROVE KERTAS di Workshop DairyPro Indonesia,adapun yang terpilih antara lain :

Setiya Dini L
125130100111040
082131907415

Dhia Indah Fitri
1235130100111027
085755865196

Ireine Wahyu Aisyah
115130101111024
085669621992
Naufal Abdul Majid
125130107111027
085854746846

Reza Albert
125130100111038
085646559439

Peserta keenam perwakilan dari INFOKOM IMPROVE KERTAS

Selamat kami ucapkan kepada para panitia yang terpilih,persiapkan dirimu pada tanggal 6 Juli 2013. Dan tunggu pengumuman selanjutnya. 

Dan bagi yang belum terpilih,jangan bersedih hati. Karena Dairy Pro masih mengadakan banyak workshop. 3 kali dalam setahun. Jadi yang belum terpilih di workshop kali ini akan menjadi prioritas di workshop selanjutnya. 

Keputusan INFOKOM KERTAS tidak bisa diganggu gugat,dan segala pertanyaan yang ingin ditanyakan langsung hubungi nomor infokom KERTAS. 

Thank you,
INFOKOM KERTAS
Read more...