“Penyakit Mulut dan
Kuku Pada Hewan Ternak”

Penyakit PMK termasuk golongan penyakit yang dapat menular.
Penularan penyakit ini dapat melalui makanan, minum, air kencing, air susu, air
liur dan peralatan yang terkontaminasi, serta melalui kontak langsung dengan
sapi yang menderita penyakit PMK. Namun, penularan ini dapat dicegah dengan
memisahkan hewan yang sehat dengan hewan yang terkena penyakit ini, namun bila
sudah terjadi kontak langsung dengan hewan yang terjangkit, maka hewan yang
sehat harus diberi desinfektan. Kemudian melakukan sanitasi secara rutin terhadap
kandang, tempat minum dan tempat makan. Dan bila hewan sudah terkena penyakit
ini, maka harus segera diobati dengan memberikan injeksi antibiotik, sulfat dan
pemberian vitamin A. Pemberian vitamin A ini bertujuan untuk memperbaiki
jaringan-jaringa kulit yang telah rusak.
Daftar Pustaka
1. Ako,Ambo.2011.produksi ternak besar.Makaassar.
2. Anonim.
1995. Beternak Sapi Perah. Kanisisus. Yogyakarta.
3. Hidayat,
A., P. Effendi, A. A. Fuad, Y. Patyadi, K. Tagucghi dan T. Sugiwaka.2002.
Teknologi Sapi Perah di Indonesia: Kesehatan Pemerahan. Proyek Peningkatan
Teknologi Sapi Perah. JICA-Dairy Technology Improvement Project. Bandung.
5. Kanisius.
1974. Sapi Perah Edisi Seri Budi Daya. Penerbit Kanisius. Jogjakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar